1.
Daripada menyahuti kalimat-kalimatnya yang tak berujung, aku lebih memilih jadi pengecut dan tidur pulas di balik cangkangku. Setidaknya tak akan ada serangan bagian kedua… Yah, mungkin akan ada, tapi tetap tak akan kuacuhkan.
Kritis dan radikal. Orang seperti itu lebih baik dibaca saja tulisannya daripada diajak berdebat. Ya, kami memang bertolak belakang. Aku tak suka menyulut konflik, sementara dia tak peduli, sepanjang itu memuaskan dahaganya, dia akan terus maju.
Mereka terlalu mirip.
Aku menyimpannya kembali sebelum membuka halaman pertama.
